Rabu, 06 Juli 2011
HMI Minta Polri Tak Jadikan Poso Proyek Keamanan
POSO - Puluhan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Poso, Sulawesi Tengah berunjukrasa di Markas Polres Poso. Mereka meminta Polri tidak mendramatisir beberapa kasus pengejaran teroris di Poso dan menjadikan Poso sebagai proyek keamanan.
Sebelum berorasi di depan Mapolres Poso, massa long march mengelilingi Kota Poso sambil membagi-bagikan selebaran kepada pengguna jalan yang berisi ajakan agar masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu yang bisa memecah belah perdamaian di Poso melalui isu-isu terorisme.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap yang menjaga setiap sudut jalan yang dilalui para demonstran serta mengawal aksi jalan kaki ini.
Koordinator aksi, Udat dalam orasinya di depan beberapa perwira Polres Poso meminta polisi untuk memberi klarifikasi beberapa isu penembakan yang telah membuat masyarakat resah. Termasuk meminta polisi transparan dan tidak merekayasa kasus pengejaran terorisme di Poso untuk menjadikan Poso sebagai proyek keamanan.
Kepala Bagian Operasi Polres Poso, Ajun Komisaris Polisi, Mulyadi mengatakan polisi dalam menjalankan tugas berdasarkan prosedur tetap. Dia menegaskan tidak ada rekayasa, sebab kasus terorisme terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Poso. Polisi juga meminta HMI berperan membantu polisi dalam tugas-tugas memberantas terorisme.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar